loyerclub

This WordPress.com site is the bee's knees

Intisari

Ketika hukum melakukan diskriminasi maka pada saat yang bersamaan telah terjadi pula denied of justice (pengingkaran terhadap keadilan) dan itu telah dilakukan oleh Peradilan Militer.

Carut marutnya penegakan Peradilan Hukum Militer merepresentasikan dari     Krisis    Moral   Para     Penegak   Hukum   Militer       sehingga   tidak mengherankan      kalau    para     Prajurit     Bawahan    mengalami        krisis kepercayaan   kepada Atasanya   karena    tidak  adanya kepastian hukum.

Oleh karena itu prinsip-prinsip Keadilan harus ditegakkan dan dirasakan secara nyata    oleh seluruh Prajurit paling bawah,   kalau memang Negara ini Negara Hukum maka harus diperlakukan sama dimata hukum,     bukan dikorbankan serta dikriminalisasikan    hanya       untuk kepentingan   kelompok tertentu (mafia Kasus dan mafia Peradilan).

Bukan rahasia lagi,     adanya    penghilangan alat bukti serta rekayasa oleh penyidik POM, merupakan  kesengajaan ketidak cermatan Jaksa Militer dalam merumuskan Surat Dakwaan serta kesengajaan adanya hekhilapan Hakim Militer dalam menerapkan hukum pembuktian merupakan    fakta nyata   telah terjadi   krisis   moral    yang   harus  diusut    secara  tuntas dalam rangka mengembalikan kewibawaan Peradilan Militer serta mencegah penjebakkan unsur pimpinan kepada permasalahan baru.

//

Advertisements